Logo
Komisariat Padepokan PSHT Cabang Nganjuk Pusat Madiun
Logo PSHT Nganjuk
Sekilas Info Selamat Datang di Website Resmi Komisariat Padepokan PSHT Cabang Nganjuk, Pusat Madiun.
Kembali ke Beranda
Prestasi

Komisariat Padepokan PSHT Cabang Nganjuk, Sabet Juara Umum I di Kejuaraan Pencak Silat PSHT Cup 3 UNP Kediri

Humas 17 May 2026
Thumbnail

NGANJUK – Nama Komisariat Padepokan PSHT Cabang Nganjuk di Sasana Jati Emas, sukses mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih gelar Juara Umum I pada Kejuaraan Pencak Silat PSHT Cup 3 yang berlangsung di GOR Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri, Sabtu hingga Minggu (15–17 Mei 2026).


Ajang tahunan ini diikuti puluhan kontingen dari berbagai daerah di Jawa Timur dan sekitarnya, yang mempertandingkan kategori seni dan tanding dari berbagai tingkatan usia.

Melalui penampilan yang dominan, konsisten, dan penuh sportivitas, pasukan Padepokan Nganjuk berhasil mengumpulkan jumlah medali terbanyak. Total perolehan mereka tercatat 12 medali emas, 7 perak, dan 4 perunggu, mengungguli kontingen-kontingen kuat lainnya dan mengamankan posisi puncak klasemen juara umum.


Para atlet tampil dengan penguasaan teknik yang matang serta menerapkan nilai-nilai luhur Persaudaraan Setia Hati Terate di setiap pertandingan.

Ketua Panitia Pelaksana Kejuaraan PSHT Cup 3, Bapak Heru Susanto, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kualitas permainan yang ditunjukkan oleh seluruh peserta, khususnya kontingen dari Nganjuk. Menurutnya, kemenangan ini didapatkan melalui persaingan yang ketat dan kualitas yang semakin meningkat dari tahun ke tahun.

“Kami sangat mengapresiasi perjuangan seluruh kontingen yang hadir, dan selamat pada Komisariat Padepokan PSHT Cabang Nganjuk di Sasana Jati Emas yang berhasil keluar sebagai yang terbaik.


Kemenangan ini bukan hanya soal keahlian bertanding, tapi juga bukti nyata pembinaan yang serius dan berkelanjutan yang dilakukan di cabang tersebut.


PSHT Cup 3 ini kami hadirkan sebagai sarana silaturahmi dan uji kemampuan antar anggota, dan hasilnya kualitas atlet kita semakin bagus,” ujar Heru usai penutupan acara.

Lebih lanjut ia menjelaskan, pemilihan lokasi di lingkungan kampus Universitas Nusantara PGRI Kediri bertujuan untuk menanamkan nilai pendidikan dan budaya luhur bela diri di kalangan generasi muda.


“Sinergi antara organisasi dan dunia pendidikan ini sangat penting, agar nilai persaudaraan, kesetiaan, dan kehati-hatian yang menjadi dasar PSHT dapat terus tertanam,” tambahnya.

Sementara itu, Mas Eko Nurcahyono, Pelatih Utama Komisariat Padepokan PSHT Cabang Nganjuk di Sasana Jati Emas mengaku bangga sekaligus haru atas capaian yang diraih anak asuhnya.


Ia menyebutkan bahwa persiapan matang, kedisiplinan, dan kekompakan menjadi kunci utama kesuksesan timnya.

“Alhamdulillah, kerja keras kami selama berbulan-bulan berlatih akhirnya membuahkan hasil. Kami tidak hanya melatih teknik silat semata, tetapi juga membangun karakter, mental bertanding, dan pemahaman akan nilai-nilai organisasi. Anak-anak kami latih untuk tenang, percaya diri, dan tetap menjunjung tinggi sportivitas di atas gelanggang,” ungkap Mas eko.

Menurutnya, gelar juara umum ini menjadi bukti bahwa pembinaan di tingkat komisariat berjalan dengan baik. “Tentu capaian ini tidak lepas dari dukungan seluruh pengurus dan doa masyarakat Nganjuk. Ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk berprestasi lebih tinggi lagi, sekaligus membawa nama baik Cabang Nganjuk di kancah yang lebih luas,” pungkasnya.

Pihak panitia berharap kejuaraan ini dapat terus ditingkatkan kualitasnya dan menjadi agenda rutin yang mampu melahirkan atlet-atlet andalan PSHT yang berprestasi sekaligus berakhlak mulia.(Isk)